Aisha Bhutta, yang juga dikenal sebagai Debbie Rogers, duduk dengan tenang di sofa di ruang depan rumah petak besarnya di Cowcaddens, Glasgow Scotland. Dinding rumahnya digantung dengan kutipan dari ayat Alquran, sebuah jam khusus untuk mengingatkan keluarganya waktu sholat dan poster Kota Suci Mekah.
Mata biru Aisha penuh dengan keceriaan, dia tersenyum dengan cahaya keimanan yang dia miliki. Wajahnya yang merupakan wajah gadis Scotland yang kuat - ia masih tetap memiliki cita rasa humor - meskipun wajahnya tetap ditutupi dengan jilbab.
Bagi seorang gadis Kristian yang baik untuk masuk Islam dan menikah dengan seorang Muslim adalah sesuatu yang luar biasa cukup. Namun lebih dari itu, ia juga telah mengislamkan orang tuanya, sebagian besar keluarganya dan setidaknya 30 teman dan tetangganya. Subhanallah.
Keluarganya adalah penganut Kristian yang kuat di mana mereka secara teratur menghadiri pertemuan Salvation Army. Ketika semua remaja lainnya di Inggris mencium poster George Michael untuk mengucapkan selamat malam, Debbie Rogers alias Aisha punya foto Yesus di dinding biliknya. Namun dia menemukan bahawa Kekristianan tidak cukup, ada terlalu banyak pertanyaan yang belum terjawab dan dia merasa tidak puas dengan kekurangan struktur disiplin untuk keyakinannya itu."Masih ada yang membuat saya ragu untuk mematuhi daripada hanya melakukan doa ketika saya merasa seperti itu."
Aisha pertama kali melihat calon suaminya, Muhammad Bhutta, ketika dia masih berusia 10 tahun dan merupakan pelanggan tetap di kedai, yang dijalankan oleh keluarganya. Dia sering melihat lelaki itu secara sembunyi-sembunyi, sewaktu melakukan sholat. "Ada kepuasan dan kedamaian dalam apa yang dia lakukan. Dia bilang dia seorang Muslim. Saya berkata: Apa itu seorang Muslim?
Kemudian dengan bantuan Mohammad Bhutta ia mulai mencari lebih dalam tentang Islam. Pada usia 17 tahun, ia telah membaca seluruh Alquran dalam bahasa Arab. "Semua yang saya baca", katanya, "Semuanya bisa diterima."
Dia membuat keputusan untuk masuk Islam pada usia 16 tahun. "Ketika saya mengucapkan kalimat syahadat, rasanya seperti beban besar saya telah terlempar. Saya merasa seperti bayi yang baru lahir. "
Masuk Islamnya dirinya tidak serta merta orang tua Muhammad Bhutta setuju mereka untuk menikah.
Namun, orang tua Muhammad menentang mereka menikah. Mereka melihat dirinya sebagai seorang wanita Barat yang akan memimpin putra sulung mereka dengan kesesatan dan memberikan nama keluarga yang buruk, ayah Muhammad percaya, dirinya "musuh terbesar."
Namun demikian, pasangan ini tetap menikah di masjid setempat. Aisha memakai baju yang dijahit oleh ibu Muhammad dan saudaranya yang menyelinap ke upacara perkawinan melawan keinginan ayahnya yang menolak untuk hadir.
Nenek Muhammad-lah yang membuka jalan bagi sebuah ikatan pernikahannya. Neneknya tiba dari Pakistan di mana perkawinan ras campuran bahkan sangat tabu, dan bersikeras untuk bertemu Aisha. Dia begitu terkesan oleh fakta bahwa Aisha telah belajar Alquran dan bahasa Punjabi dan dia yakin, perlahan-lahan, Aisha akan menjadi salah satu anggota keluarga.
Orang tua Aisha, Michael dan Marjory Rogers, meskipun tidak menghadiri pernikahan itu, lebih peduli dengan pakaian putri mereka yang sekarang dipakainya (tradisional shalwaar kameez) dan apa yang tetangga mereka pikirkan. Enam tahun kemudian, Aisha memulai misi untuk mengislamkan mereka dan seluruh keluarganya, serta adiknya. "Suami saya dan saya mendakwahkan Islam kepada ibu dan ayah saya, memberitahu mereka tentang Islam dan mereka melihat perubahan dalam diri saya sejak memeluk Islam.
Ibunya segera mengikuti jejaknya. Marjory Rogers mengubah namanya menjadi Sumayyah dan menjadi seorang Muslimah yang taat. Dia memakai jilbab dan melakukan shalat tepat pada waktunya dan tidak ada yang penting baginya, kecuali hubungan dengan Allah.
Ayah Aisyah terbukti lebih sulit untuk diajak masuk Islam, sehingga ia meminta bantuan ibunya yang baru saja masuk Islam (yang telah meninggal karena kanker).
"Ibu saya dan saya kemudian berbicara kepada ayah saya tentang Islam dan kami duduk di sofa di dapur pada satu hari dan ayahnya berkata: "Apa kata-kata yang Anda katakan ketika Anda menjadi seorang Muslim? Saya dan ibu saya hanya terkejut. "Tiga tahun kemudian, saudara Aisha mengucapkan syahadat melalui telepon - maka istri dan anak-anaknya menyusul, diikuti oleh putra kakaknya.
Hal ini tidak berhenti di situ. Keluarganya telah masuk Islam, Aisha mengalihkan perhatiannya untuk warga Cowcaddens. Setiap Senin selama 13 tahun terakhir, Aisha telah mengadakan kelas pelajaran Islam untuk wanita Skotlandia. Sejauh ini ia telah membantu orang masuk Islam lebih dari 30 orang. Para perempuan yag masuk Islam ditangannya berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Trudy, seorang dosen di Universitas Glasgow dan mantan Katolik, menghadiri kelas Aisha justru awalnya secara murni karena ia ditugaskan untuk melakukan penelitian.
Tapi setelah enam bulan mengikuti kelas pelajaran Islam yang Aishah bikin dia memutuskan untuk masuk Islam, dan memutuskan bahwa agama Kristen itu penuh dengan "inkonsistensi logis".
"Saya tahu dia mulai terpengaruh oleh pembicaraan saya", Aisha mengatakan.
Suaminya, Muhammad Bhutta, tampaknya tidak begitu terdorong untuk mengislamkan pemuda Skotlandia untuk menajdi saudara muslim. Dia kadang-kadang membantu di restoran keluarga, tetapi tujuan utamanya dalam hidup adalah untuk memastikan lima anak-anaknya tumbuh sebagai Muslim yag baik.
Putri tertuanya, Safia, hampir 14 tahun, juga mengikuti jejak ibunya mendakwahkan Islam. menolak untuk tempat merekrut dirinya. Suatu hari Safia bertemu dengan seorang wanita di jalan dan membantu membawa belanjaannya, wanita itu kemudian menghadiri kelas Aisyah dan sekarang menjadi seorang Muslim.
"Saya bisa jujur mengatakan saya tidak pernah menyesal", Aisha mengatakan masuk Islamnya dirinya. "Setiap pernikahan memiliki pasang surut dan kadang-kadang Anda perlu sesuatu untuk menarik Anda keluar dari kesulitan apapun. Tapi Nabi Muhammad berkata: "Setiap kesulitan ada kemudahan." Jadi, ketika Anda akan melalui tahapan yang sulit, Anda bekerja untuk itu kemudahan akan datang. "
Muhammad suaminya lebih romantis: "Saya merasa kami sudah saling kenal selama berabad-abad dan seakan-akan tak pernah menjadi bagian dari yang lain. Menurut Islam, Anda tidak hanya mitra seumur hidup, Anda bisa menjadi mitra di surga juga, selama-lamanya. Ini sesuatu hal yang indah, anda tahu tu."
Sabtu, 2 Julai 2011
Aisha Bhutta, Mualaf yang berjaya mengislamkan keluarga dan 30 kawannya
Posted by afifah hanani at 2:06 PTG 0 comments
Selasa, 14 Jun 2011
PEREMPUAN MENIPU DENGAN TUDUNG????
Assalamualaikum....khas buat pembaca pk....
Awal tahun 80 an dahulu, tidak ramai wanita yang bertudung. Ketika itu wanita bertudung terpaksa menghadapi cabaran yang besar kerana sering menjadi bahan umpatan masyarakat. Mereka dituduh ekstreem, sesat dan ketinggalan zaman. Bahkan ada juga yang mengatakan itu fesyen ara Arab padang pasir. Kita tidak pelik hal begini boleh terjadi.
Ini disebabkan masyarakat jahil terhadap hukum menutup aurat sehingga mereka tidak dapat menerima, malah memandang serong terhadap syariat menutup aurat. Berkat kesabaran wanita-wanita yang bertudung diwaktu itu, akhirnya masyarakat semakin sedar dan faham bahawa memakai tudung itu adalah untuk memenuhi tuntutan syariat.
Seperkara yang menarik di waktu itu, apabila seseorang wanita itu bertudung, maka akan nampak beza tingkah lakunya berbanding dengan wanita yang tidak menutup aurat dan peribadinya sendiri sebelum memakai tudung.
Kalau dahulu dia senang bergaul bebas dengan lelaki, tetapi bila sudah bertudung, pandangannya sudah mula ditundukkan, bercakap dengan lelaki pun jarang sekali, tidak seronok malah tidak menghadiri majlis yang ada percampuran bebas lelaki dan perempuan, tidak suka berkeliaran di tempat-tempat awam, cenderung untuk mendalami ilmu-ilmu Islam, suka untuk beribadah, akhlak dan tutur katanya menjadi semakin lembut dan lunak.
Suka menolong orang, bibir sentiasa menguntum senyum sebagai sedekah sesama muslim, sedia membantu kesusahan orang lain, sudah benci kepada kemewahan dunia, tahan diuji dan sentiasa mencari-cari peluang untuk mengajak masyarakat wanita yang lainnya agar sama-sama menutup aurat.
Lantaran berbezanya mereka dengan wanita yang lain, maka orang pandang tinggi kepada wanita yang bertudung, walaupun masih ramai yang tidak suka kepada mereka. Waktu itu, kalau wanita sudah sanggup bertudung, ertinya di dalam dadanya sudah ada sedikit sebanyak ilmu- ilmu agama. Sekurang-kurangnya dia sudah hafal dalil-dalil Al Quran dan hadith mengenai hal penutupan aurat.Ini disebabkan mereka sering dihujani dengan berbagai pertanyaan mengenai apa yang mereka buat. Untuk menjawapnya, mereka sudah bersedia memberi jawapan yang sesuai dengan nas Al Quran dan hadith untuk menyakinkan orang ramai. Oleh sebab itu orang ramai memandang tinggi kepada mereka.
Di awal 90 an, bilangan orang bertudung semakin ramai. Di mana- mana sahaja kita boleh bersua dengan wanita yang bertudung. Sama ada di kilang-kilang, di sekolah, di stesen bas, di pejabat, di universiti dan di politeknik malah beberapa pengacara televisyen dan radio pun sudah memakai tudung. Tetapi yang menyedihkan, kalau dahulu wanita bertudung tidak akan ditemui di taman-taman bunga, di tempat- tempat hiburan, berpegangan tangan dengan teman lelaki, dipanggung wayang atau kalau dahulu wanita bertudung bersih mukanya daripada calaran alat-alat make up, tetapi kini dengan mudah kita boleh jumpa wanita bertudung berpeleseran dengan teman lelaki di tempat-tempat sedemikian. Tudung berwarna warni mengikut fesyen sesuai dengan aliran zaman dan fesyen baju.
Kadang-kadang pakai tudung pun tidak sempurna mengikut syariat. Kadang-kadang macam nak terlondeh. Antara hendak tutup dan hendak buka. Akhlak dan tutur katanya kasar, malah kadang kala lebih buruk daripada mereka yang tidak memakai tudung atau buka aurat.
Sesetengahnya bertudung tetapi tidak sembahyang. Imej wanita bertudung telah tercemar dengan wanita-wanita yang menjadikan tudung sebagai fesyen atau terpaksa pakai kerana mengikut peraturan. Kalau dahulu bila wanita itu bertudung, automatik dia sudah malu ke panggung wayang, malu untuk berasmara, malu untuk ke tempat hiburan dan sebagainya. Tetapi kini tudung sudah tidak mempunyai peranan untuk mencegah manusia dari terjerumus ke dalam lembah maksiat.
Bila direnung-renung mengapa hal ini boleh terjadi, maka jelaslah wanita- wanita yang bertudung pada hari ini jahil mengenai tujuan dan peranan pemakaian tudung. Ramai wanita yang memakai tudung pada hari ini kerana terikut-ikut dengan suasana. Mereka lihat adik beradik, teman sekolah, teman pejabat atau jiran telah ramai memakai tudung, maka timbul rasa malu kerana mereka sahaja yang masih tidak bertudung. Lantaran itu mereka mengambil keputusan untuk memakai tudung, walaupun hati tidak berapa menyetujuinya. Kini masyarakat telah menerima wanita yang pakai tudung. Ujian sudah tidak besar. Kadang kala orang lelaki yang hendak berkahwin pun memberi syarat, wanita yang hendak dikahwininya mestilah bertudung.
Setengahnya apabila mereka melihat wanita lain memakai tudung lebih canti dan manis, mereka pun hendak memakainya, tanpa mengetahui tentang ilmunya, mengapa mesti pakai tudung. Ada juga yang terpaksa memakai tudung kerana desakan keluarga atau suami. Ada yang mahu menjadikan tudung macam fesyen. Sekejap pakai, sekejap buka.kerana itulah nilai orang yang bertudung pada hari ini sudah menurun. Sudah tidak semahal wanita yang bertudung awal-awal dahulu. Hanya wanita yang berpurdah yang belum kelihatan berjalan-jalan di taman bunga atau di tempat-tempat hiburan.
Mungkin taraf berpurdah sama dengan wanita yang bertudung dengan wanita yang memakai tudung diperingkat awal dahulu. Sesuatu amalan yang dilakukan kalau bukan atas dasar ilmu dan yakin serta faham apa yang mereka perbuat akan nampak ganjil dan pincang hasilnya. Sesuatu yang di buat bukan dari hati yang ikhlas, walau pun nampak hebat tetapi semuanya kosong. Tiada nilai di sisi Allah.
Wanita yang pakai tudung selain daripada keinginan untuk menutup aurat, tidak akan dapat berbohong dengan Allah walaupun di di dunia mereka berjaya membohongi mata manusia mengatakan mereka juga sudah menutup aurat. Tetapi di akhirat nanti, niat sebenat dan apa yang ada di dalam hati mereka akan diselongkar dan di dedahkan oleh Allah dipadang Makhsyar di hadapan jutaan umat manusia.
Rasulullah s.a.w pernah ditanya oleh seorang sahabat :
" Ya Rasulullah Dengan apakah mencapai keselamatan kelak ?"
Jawab Nabi s.a.w : "Jangan menipu Allah."
Orang itu bertanya lagi : " Bagaimana menipu Allah ?"
Jawab baginda " Iaitu mengerjakan apa yang diperintahkan oleh Allah, tetapi tidak kerana Allah."
Di samping tiada niat untuk menutup aurat dengan bertudung akan ditolak oleh Allah, wanita yang berniat untuk menutup aurat dengan tudung tetapi tudungnya berfesyen sehingga menarik lelaki memandangnya, atau pun tudung yang dipakainya tidak memenuhi syarat menutup aurat yakni bertudung tetapi masih nampak pangkal leher, bermakna dia belum lagi sempurna menutup aurat, malah semakin berdosa kalau dengan memakai tudung yang berfesyen itu menyebabkan lelaki jatuh hati.
Dikala itu tudung bukan menjadi alat untuk menutup aurat, tetapi menjadi alat untuk berhias. Wanita begini bukan mendapat pahala dengan menutup aurat tetapi mendapat dosa.
Bahaya besar kalau beramal bukan kerana ilmu tetapi kerana mengikut masyarakat dan peredaran zaman. Sementara yang mengamalkan syariat kerena pengaruh sekeliling, hanya mampu bertahan atau beramal selagi dia berada di dalam suasana begitu.
Tetapi bila dia terkeluar dari kelompok masyarakat, dia sudah tidak mampu bertahan dan turut hanyut dengan masyarakat di sekitarnya. Ujian yang sedikit sahaja mampu menggoyangkan imannya. Oleh itu kalau hendak mendapat keredhaan Allah, maka seseorang itu mestilah berilmu dengan apa yang dilakukannya. Jesteru itu menuntut ilmu adalah perkara yang utama sebagai penyuluh ibadah.
Di samping ada ilmu, amalan yang dilakukan hendaklah diniatkan kerana Allah bukan kerana yang lain dari itu. Kita mesti bina keyakinan di dalam diri kitadan mempunyai kefahaman yang mendalam agar kita tidak mudah tergugat apabila datang ujian, betul di dalam tindakan dan bersabar di dalam apa jua kesusahan.
p/s: Renung-renungkanlah wahai perempuan yang berada di luar sana. Jangan memakai tudung hanya ingin mengikut fesyen semata-mata...
Posted by afifah hanani at 11:27 PG 1 comments
Selasa, 17 Mei 2011
PAGI!
Inilah masa terbaik untuk membekalkan badan dengan tenaga
sebagai persedian untuk menempuhi hari baru
dan menyempurnakan amanah sebagai hamba Allah dan KhalifahNya
Dapatkan tenaga yang anda pelukan daripada semankuk
bijirin TAHAJJUD KRUNCH yang penuh kebaikan!
TAHAJJUD KRUNCH bukan sahaja lazat !
Ia juga mengandungi nutrien penting demi menempuh hari yang gemilang!
TAHAJJUD KRUNCH diperbuat daripada bijirin keikhlasan,
kemanisan tawakkal pada yang maha kuasa, kesucian air mata keinsafan,
keenakan ramuan taqwa , dan hiasan sebuah pengorbanan.
Ramuan-ramuan ini membekalkan ketabahan dan kekuatan
demi hari baru dengan penuh inspirasi kerana hakikat sekolah kehidupan
memang penuh onak duri, kerana jalannya licin dan berlumut,
basah dan berselut, kerana disini tiada perhentian buat berehat,
kerana dunia bukan tempat melepaskan penat........
Maka Khalifah bistari yang berjuang demi bahagia di kampung abadi
amat memerlukan vitamin dan mineral ketabahan dan kesabaran..
Bijiran TAHAJJUD KRUNCH mengandungi bukan satu, malah
pelbagai jenis vitamin dan mineral penting yang membekalkan
tenaga waktu pagi untuk kecergasan sepanjang hari !
Kalsium TAHAJJUD KRUNCH membantu membina tulang yang kuat
demi menyokong kehidupan yang sangat memerlukan ketabahan
Semangkuk TAHAJJUD KRUNCH setiap hari, dengan secawan air mata
keinsafan dan ketenangan mengigati Tuhan, membekalkan “kalsium harian”
yang anda perlukan!
Anda pasti tersenyum tenang !
Hari-hari sepanjang kehidupan bukan selamanya diiringi
episode suka duka..
Kerana syurga telalu mahal untuk orang hidup sambil lewa di dunia,
apatah lagi yang mencintai dunia yang sementara.
Syurga itu hadiah buat mereka yang bersusah payah menunaikan amanah..
Walaupun sukar dan perit , janji hamba yang taat dan
menguruskan dunia ini dengan keimanan harus tetap ditunaikan.
Biar rebah tersungkur,
biar luka berdarah ,kita harus teruskan ,
Ramai orang hanya mengerti untuk meminta agr di permudahkan
jalan apabila diuji. Mengapa tidak meminta agar diperkuatkan jiwa
dan ditabahkan hati demi menghadapi dugaan dan cabaran?
Mengapa kita lupa kepada tahajjud? Bersihkan diri dari noda,
dekatkan diri dengan pencipta, InsyaAllah, Allah anugrah yang lebih besar
daripada yang diberi buat mereka yang sempat meminta.
TAHAJJUD sungguh Ia satu anugrah ! ia penghibur.
Penawar duka kepada siapa lagi yang harus kita adukan
suka atau duka ketawa derita? Kepada siapa lagi kalau bukan
Pencipta Raja Sekalian Alam! Hanya dengan menjadi
Allah sebagai Inspirasi, kita akan perolih ketenangan sejati.
TAHAJJUD sungguh! Ia bekal sebuah ketabahan.
Posted by afifah hanani at 2:23 PTG 0 comments
Sabtu, 7 Mei 2011
musafir ke bumi kenyalang ...
Assalamualaikum ..
sebelum itu ana ingin mengucapakn selamat hari pekerja kepada seluruh para perkerja di Malaysia ini. pada 30hb April baru-baru ne ana n keluarga tlh mengikuti satu rombogan Sekolah Tengku Laksmana Nasir Seri Menanati ke bumi Serawak. menarikan? ini lah kali pertama ana menjejakkan kaki ini kebumi tersebut dan pertama kali ana menaiki kapal terbang Airasia. inilah waktu yang ana tunggu-tunggu selama ini ..
macam-macam tempat yang ana pergi, Pasar Serikin, Taman Orang Utan Semenggoh, waterfront. naik river cruses dan macam-macam lagi. ini masa yang paling baik untuk melihat ciptaan Allah yang maha berkuase ini... Allahu Akbar!!!
nak tengok lebih dekat lagi ini foto2 yang ana sempat di rakamkan.. jom tengok ...
inilah kapal terbang yang ana dan keliuarge naiki
sudah tiba ke serawak
dekat taman orang utan
tiba di pasar serikin jumpe pula mak long,paklong, atuk dan pak ngah..
ini pula anak mak long abanglong dan abang uda..
seronok juge tibe-tibe jumpe family dekat sini..ini pula di taman kebudayaan
ini pula di taman sahabat
makanan di serawak pula
waktu nak blk.. itu sahajalah dari ana..assalamualikum
Posted by afifah hanani at 1:22 PTG 0 comments
Khamis, 28 April 2011
pilihlah bisikan mana yang kamu ingin ikut....
Manusia - Eh, dah subuh dah?
Malaikat - bangunlah wahai anak Adam, tunaikan solat subuh mu ....
Syaitan - Alahhhhhh, kejaplah, ngantuk ini...awal lagi nie?.zzzzzzzz
Manusia - Nak makan, laparlah ??
Malaikat - Wahai Anak Adam, mulakanlah dengan Bismillah....
Syaitan - Ahh, tak payahla... dah lapar ini !! mmm..sedapnyaaaa? ..
Manusia - Hari ni nak pakai apa ye?
Malaikat - Wahai anak Adam, pakailah pakaian yang menutup aurat..
Syaitan - Ehh, panaslah, takde style langsung, nampak kampung!!!
Manusia - Alamak, dah lewat!
Malaikat - Bersegeralah wahai manusia , nanti terlewat ke pejabat.....
Syaitan - Ahhh?awal lagi?mmm..aaahh? suruh si X, punchkanlah?
Manusia - Azan sudah kedengaran.. ..
Malaikat - Wahai anak Adam, bersegeralah menunaikan kewajipan
Syaitan - Baru pukul berapa.. rilex lah..awal lagi nieii?.
Manusia - Eh, eh.... tak boleh tengok ini, berdosa...
Malaikat - Wahai anak Adam, alihkanlah pandanganmu, sesungguhnya Allah Maha Melihat dan mengetahui !
Syaitan - Perggghh... best tu... . rugi ooo kalau tak tengok nie..
Manusia - Saudaraku sedang melakukan dosa
Malaikat - Wahai anak Adam, cegahla ia..
Syaitan - Apa kau sibuk? Jangan jaga tepi kain orang, lantaklahh? ..
Manusia - Elok kalau aku sampaikan nasihat ini kepada orang lain
Malaikat - Wahai anak Adam, nasihat-menasihatilah sesama kamu..
Syaitan - Sendiri pikirlah, semua dah besar, buat apa susah2... pandai2lah?
Manusia - aku telah berdosa..
Malaikat - Wahai anak Adam, bertaubatlah kamu,sesungguhnya Allah Maha Pengampun. .
Syaitan - Tangguhlah dulu, lain kali boleh bertaubat... lagipun muda hanya sekali....rugila. .... (kalau sempatla)
Manusia - Kalau pergi, mesti seronok!
Malaikat - Wahai anak Adam, kakimu ingin melangkah ke jalan yang dimurkai Allah, berpalinglah dari jalan itu ....
Syaitan - Jangan bimbang, tiada sesiapa yang tahu...Jomlahhh?
Manusia - Uuhhh?letihnya arini..tak solat lagi nieee?.
Malaikat - Wahai anak Adam, taatilah Allah dan RasulNYA, kebahagiaan di dunia dan akhirat untukmu. Solat itu wajib bagimu...
Syaitan - Hey anak Adam, ikutilah aku,kebahagiaan di dunia (sahaja) dan kebahagiaan diakhirat (jangan mimpilah!) untukmu....
Sekarang anda mempunyai 3 pilihan :
1... Anda - Patutke aku biarkan entri ini untuk aku je yang baca..
2. Malaikat - Ingatkan pada kawan yang anda kenal (Forward/share entri ini)
3. Syaitan - Tak payahlah sebuk2
Posted by afifah hanani at 6:29 PTG 0 comments
Sabtu, 16 April 2011
Jagalah hartamu wanita....
Malam pasangannya siang,
Jaga pasangannya tidur,
Rajin pasangannya malas,
Dan lelaki pasangannya perempuan.
Kerana perempuan adalah
pasangan kepada lelaki,
maka Allah telah menciptakan bentuk badan wanita
itu dapat memikat hati lelaki.
Bila berkata tentang terpikat,
maka ia ada hubung kait dengan nafsu.
Jika ia ada hubungkait dengan nafsu,
ianya ada hubungan pula dengan bisikan syaitan.
Jadi untuk mengawal nafsu, mestilah dikawal dengan iman.
Untuk mendapatkan iman mesti menurut perintah
Allah dan RasulNya dan menjauhi laranganNya.
Pada mata lelaki, perempuan ini adalah simbol.
Simbol apa, semua orang tahu.
Orang lelaki mempunyai imaginasi yang nakal jika
tidak dikawal dengan iman.
Maka mata lelaki ini selalu menjalar
apabila terlihat seorang perempuan.
Setiap bentuk badan seorang
perempuan boleh dihayati oleh seorang lelaki
dengan berbagai-bagai tafsiran nakal nafsu.
Apabila seorang lelaki terlihat seorang
perempuan, maka perkara pertama yang akan
dilihatnya ialah rambut wanita berkenaan.
Maka akan ditafsirlah berbagai2 cara oleh
seorang lelaki akan rambut wanita berkenaan.
Oleh kerana itulah wanita wajib menutup rambutnya.
Apabila rambut wanita itu telah ditutup, maka
mata lelaki itu akan turun ke bawah melihat
bentuk lehernya,
maka wajiblah wanita itu menutup lehernya.
Maka mata lelaki itu akan turun lagi
melihat bentuk payu daranya,
maka wanita itu berkewajipanlah menutup bentuk
payu daranya dengan melabuhkan tudungnya.
Setelah itu mata lelaki akan
turun lagi melihat
bentuk ramping pinggangnya,
maka labuhkanlah pakaian supaya tidak ternampak
bentuk pinggangnya,
maka mata lelaki itu akan melihat pula akan
bentuk punggungnya,
maka wajiblah wanita itu membesarkan pakaiannya
agar bentuk punggung tidak kelihatan, dan
lelaki itu akan pula melihat bentuk pehanya,
maka janganlah sesekali wanita itu memakai kain
yang agak ketat sehingga terlihat bentuk
pehanya walau sedikit,
maka akan dilihat lagi oleh lelaki itu akan
bentuk kakinya pula,
maka janganlah wanita itu berseluar, kerana
terus-terang pihak lelaki bercakap, walau
muslimah itu bertudung labuh, berbaju labuh,
jika beliau memakai seluar,walau nampak besar
sedikit, nafsu kami lelaki akan terusik secara
sepontan, entah tak tahu Kenapa?
Mata lelaki ini nakal, setelah tidak ternampak
akan bentuk kakinya,
maka akan dilihatlah pula akan mata lelaki itu kepada kakinya,
maka wajiblah wanita itu untuk menolong lelaki
itu tidak berdosa, menutup kakinya dengan
melabuhkan kain, atau memakai stokinyg warnanya
jangan sesekali berwarna kulit perempuan,
maka mata lelaki ini akan kembali ke atas,
akan melihat pula bentuk tangan wanita itu,
maka tolonglah wahai muslimah, agar melabuhkan
tudung menutupi bentuk tangannya yang indah pada pandangan lelaki.
Maka wahai lelaki,
janganlah pula kamu melihat mukanya,
kerana ia akan menimbulkan fitnah, kecuali jika
kamu wahai lelaki, ingin meminangnya.
Jika wanita itu cukup soleh, takut mukanya yang
cantik akan menimbulkan fitnah,
maka berpurdahlah kamu,
jika itu lebih baik untuk kamu.
Tetapi mata lelaki ini ada satu lagi jenis
penyakit,iaitu mata
lelaki itu akan tertangkap dengan sepontan jika
ia terlihat warna yang menyerlah atau terang
jika ianya berada pada perempuan.
Maka oleh itu wahai perempuan, tolonglah jangan
memakai pakaian yang warnanya terang-terangan sangat.
Jika hendak pakai pun, pakailah untuk suami.
Itulah wahai muslimah, jika anda semua ingin tahu
apakah dia mata lelaki itu, dan perlu
diingatkan, jika semua aurat telah ditutup,
jangan anggap tugas kita telah selesai, perlulah
pula kita menjaga kehormatan diri masing2,
jangan keluar seorang2,keluarlah dengan
mahram, atau keluarlah sekurang2nya 3 wanita agar
tidak diganggu gangguan luar, mata lelaki pula
janganlah menjalar langsung kepada muslimah,
walau muslimah itu telah menutup aurat,
insyaAllah selamat dunia akhirat.
Seperti firman Allah,"Dan tundukkanlah pandanganmu
dan jagalah kemaluanmu".
Dunia sekarang telah banyak yang cacat celanya,
sehingga ketaraf seseorang yang memakai tudung
masih beliau tidak menutup aurat, dan pada kaum
lelaki, mata kamu itu wajib untuk tidak
mencuri2 melihat wanita muslimah, kerana ia
dilarangi oleh Allah SWT.
Ingat-ingatkanlah wahai muslimin muslimat.
Sekilau-kilau berlian paling menarik untuk dicuri.
Seindah-indah ciptaan adalah yang paling sukar untuk dijaga.
Sesuatu yang berharga dan bernilai perlu dijaga dengan baik.
Semakin dibuka semakin kurang nilai harganya..
Bajailah ia dengan iman dan takwa semoga membuahkan hasil yang sungguh bernilai.
قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ (٣٠)
30. Katakanlah (Wahai Muhammad) kepada orang-orang lelaki Yang beriman supaya mereka menyekat pandangan mereka (daripada memandang Yang haram), dan memelihara kehormatan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka; Sesungguhnya Allah amat mendalam pengetahuannya tentang apa Yang mereka kerjakan.
(Surah An Nur : Ayat 30)
وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الإرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَى عَوْرَاتِ النِّسَاءِ وَلا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (٣١)
31. Dan Katakanlah kepada perempuan-perempuan Yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang Yang haram), dan memelihara kehormatan mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali Yang zahir daripadanya; dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya Dengan tudung kepala mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka melainkan kepada suami mereka, atau bapa mereka atau bapa mertua mereka atau anak-anak mereka, atau anak-anak tiri mereka, atau saudara-saudara mereka, atau anak bagi saudara-saudara mereka Yang lelaki, atau anak bagi saudara-saudara mereka Yang perempuan, atau perempuan-perempuan Islam, atau hamba-hamba mereka, atau orang gaji dari orang-orang lelaki Yang telah tua dan tidak berkeinginan kepada perempuan, atau kanak-kanak Yang belum mengerti lagi tentang aurat perempuan; dan janganlah mereka menghentakkan kaki untuk diketahui orang akan apa Yang tersembunyi dari perhiasan mereka; dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Wahai orang-orang Yang beriman, supaya kamu berjaya.
(Surah An Nur : Ayat 31)
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا (٥٩)
59. Wahai Nabi, suruhlah isteri-isterimu dan anak-anak perempuanmu serta perempuan-perempuan Yang beriman, supaya melabuhkan pakaiannya bagi menutup seluruh tubuhnya (semasa mereka keluar); cara Yang demikian lebih sesuai untuk mereka dikenal (sebagai perempuan Yang baik-baik) maka Dengan itu mereka tidak diganggu. dan (ingatlah) Allah adalah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.
(Surah AL Ahzab : Ayat 59)
يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ ذَلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ (٢٦)
26. Wahai anak-anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kamu (bahan-bahan untuk) pakaian menutup aurat kamu, dan pakaian perhiasan; dan pakaian Yang berupa taqwa itulah Yang sebaik-baiknya. Yang demikian itu adalah dari tanda-tanda (limpah kurnia) Allah (dan rahmatNya kepada hamba-hambaNya) supaya mereka mengenangnya (dan bersyukur).
(Surah AL A'raaf : Ayat 26)
Akhir kalam,Wahai wanita Muslimah jagailah pakaian mu dan akhlak mu supaya mudah Muslimin menjaga mata dan nafsunya.
Wallahua'lam.
Posted by afifah hanani at 9:27 PTG 2 comments
Rabu, 6 April 2011
KISAH WARTAWAN YANG MENYAMAR SEBAGAI MUSLIM
Sungguh, jika Allah Maha Pengasih ingin memberi hidayah kepada hamba-Nya, pasti terdapat 1001 cara Dia memandu hati seseorang kearah itu. Kisah seorang wartawan sebuah akhbar di luar negara ini benar-benar menyentuh perasaan. Dia mula berasa senang dan beranggapan positif tentang islam setelah menyamar sebagai seorang muslim dan merasai pengalaman yang cukup bermakna itu.
Suatu hari, Kuokanen mengenakan pakaian abaya hitam yang menutupi seluruh tubuhnya. Malah dia mengenakan penutup wajah seperti pakaian wanita islam arab. Dia sengaja menyamar menjadi perempuan muslim kerana ingin merasakan sendiri bagaimana rasanya mengenakan busana muslim yang lengkap di tengah masyarakat Finlandia yang masih asing dengan agama islam dan bagaimana rasanya ditatap dengan pandangan aneh dan takut dari orang-orang disekitarnya.
Namun, pengalaman yang dirasai benar-benar berbeza dari tanggapannya. Pada situasi petamanya ketika dia terlanggar seorang lelaki, lelaki tersebut membuat gerakkan tangan meminta maaf secara acuh tak acuh sahaja. Tetapi, setelah lelaki tersebut menoleh dan melihat Kuokanen yang berpakaian begitu, dia membongkok sedikit lalu memohon maaf dengan penuh rasa hormat.
Manakala ketika berjalan-jalan, wanita-wanita muslim mengucapkan ‘Assalamualikum’ kepadanya. Ketika itu dia tidak mengerti apa erti ucapan itu, sampai dia akhirnya tahu bahawa ucapan itu adalah berupa doa kesejahteraan dan keselamatan. Betapa dirinya rasa sungguh damai diberi ucapan begitu. Selama perjalanan, wartawan itu merenung pengalamanya sepanjang hari, atas reaksi semua orang terhadap abaya dan purdah yang dikenakan.
Dia mula merasakan sendiri bahawa menutup aurat dengan berpakaian sebegitu tidaklah seburuk orang lain fakirkan. Dia pun tanpa ragu-ragu menegaskan pemakaian yang disuruh dalam islam adalah sama sekali tidak buruk. Jika anda memakainya, anda akan merasakan kedamaian. Jadi kenapa kita sebagai orang islam sendiri tidak ingin merasa indahnya menutup aurat? Moga hidayah datang menyinari hati kita yang masih tertutup. Wassalam
Posted by afifah hanani at 8:25 PG 0 comments





